
Karawang – Anggota Komisi IX DPR RI, Cellica Nurrachadiana, mensosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Aula Desa Duren, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (6/3). Kegiatan ini juga dihadiri Tenaga Ahli Direktorat Tata Kelola Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional (BGN) Surya Windari, serta Nutrisionis Ahli Madya, Frida Rismauli Sinaga.
Dalam kesempatan tersebut, Cellica menegaskan bahwa Program MBG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, sebagai investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.
“Tujuan utama program ini jelas, memberikan asupan gizi sehat bagi anak-anak agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Cellica.
Mantan Bupati Karawang itu juga menyoroti pentingnya standar dapur dalam penyelenggaraan program MBG. Menurutnya, dapur penyedia makanan harus memenuhi standar kelayakan dan memiliki Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) agar kualitas makanan tetap terjaga dan tidak menimbulkan masalah kesehatan.
“Jarak dapur dengan penerima manfaat juga tidak boleh terlalu jauh agar makanan tetap segar dan layak dikonsumsi,” jelasnya.
Selain berdampak pada pemenuhan gizi, Cellica menilai program MBG juga mampu menggerakkan perekonomian lokal. Keterlibatan UMKM dalam penyediaan bahan makanan serta penyerapan tenaga kerja di dapur MBG dinilai dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung dan menyosialisasikan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
“Program yang baik harus didukung dengan sosialisasi yang baik. Pemerintah, BGN, dan masyarakat harus berkolaborasi. Jika ada kekurangan tentu harus diperbaiki, tetapi hal yang baik juga harus kita apresiasi,” tambahnya.
Kedepannya, pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG juga akan diperkuat melalui penyediaan layanan pengaduan atau hotline, sehingga masyarakat dapat menyampaikan masukan terkait kualitas makanan, rantai pasok, maupun pelaksanaan program di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.




