
Indramayu – Dedikasi dua guru di SMP NU Darul Ma’arif Kaplongan, Indramayu, berbuah apresiasi dari sekolah. Putri Levia Septi Hidayati, S.Pd dan Sanwasi, M.Pd meraih sejumlah penghargaan, mulai dari guru favorit pilihan siswa, guru paling disiplin, hingga guru terbaik berdasarkan penilaian selama satu tahun ajaran.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian terhadap berbagai aspek, mulai dari kompetensi mengajar, administrasi pembelajaran, kedisiplinan hingga kedekatan dengan siswa.
Putri Levia dikenal sebagai guru yang dekat dengan para siswa. Pendekatan personal yang diterapkannya membuat ia terpilih sebagai guru favorit pilihan siswa. Di sisi lain, ia juga dinilai mampu menjalankan tugas mengajar secara profesional.
Sementara itu, Sanwasi dikenal sebagai sosok yang disiplin dan konsisten dalam menjalankan tugas. Ketepatan waktu serta komitmennya terhadap aturan sekolah membuatnya dinobatkan sebagai guru paling disiplin.
Kepala Bidang Kurikulum SMP NU Darul Ma’arif Kaplongan, Syafaat Amaludin, M.Pd., mengatakan penilaian di bidang kurikulum dilakukan secara ketat dan transparan. Aspek yang dinilai meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran di kelas hingga evaluasi hasil belajar.
“Penilaian kurikulum kami sangat ketat, mencakup perencanaan pembelajaran, efektivitas di kelas, hingga evaluasi belajar. Bu Putri dan Bapak Sanwasi menunjukkan konsistensi luar biasa di semua lini tersebut. Mereka mampu menerjemahkan target kurikulum nasional menjadi pembelajaran yang hidup dan bermakna bagi siswa,” ujar Syafaat Amaludin, M.Pd., dalam keterangannya, Minggu (28/6/2026).
Senada, Kepala Bidang Kesiswaan SMP NU Darul Ma’arif Kaplongan, Sulkan, M.Pd., menilai kedisiplinan dan pendekatan emosional kedua guru tersebut memberi dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa.
“Dampak kehadiran Bu Putri dan Pak Sanwasi sangat terasa pada iklim kesiswaan kami. Di satu sisi, ketegasan dan disiplin tinggi dari Pak Sanwasi membentuk karakter siswa yang tertib. Di sisi lain, pendekatan humanis Bu Putri membuat siswa merasa didengar, sehingga mereka menaruh rasa hormat yang tinggi. Ini adalah kombinasi ideal yang melahirkan kenyamanan belajar bagi anak-anak,” ungkap Sulkan, M.Pd.
Selain penghargaan tertinggi yang diraih Putri Levia dan Sanwasi di tingkat SMP, sekolah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah guru lain di lingkungan SMP dan SMA NU Darul Ma’arif.
Penghargaan guru terdisiplin diraih Adewi Hidayati, M.Pd. (SMP) dan Dul Qornain, S.Pd. (SMA). Guru inspiratif diberikan kepada Usth. Febryna Rizka Pratiwi, Lc., M.Si. (SMP), sedangkan guru paling tegas diraih Ustadz Ahmad Fauzan, M.Pd. (SMA).
Selanjutnya, penghargaan guru variatif atau inovatif diberikan kepada Jahidin, S.Hum. (SMA). Kategori guru favorit laki-laki diraih Sanwasi, M.Pd. (SMP) bersama Fauzi Nurul Ismi, S.Pd. (SMA), sedangkan penghargaan manajemen SMA terbaik diberikan kepada Fatimahtussadiyah, S.Sos./S.Pd.
Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung dalam upacara Akhirussanah Pondok Pesantren Darul Ma’arif Kaplongan sekaligus pelepasan siswa kelas akhir tahun ajaran 2025/2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pembina Yayasan Darul Ma’arif, KH Dedi Wahidi, yang juga anggota DPR RI Komisi X Fraksi PKB. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi yayasan kepada para guru yang dinilai memiliki dedikasi dan kinerja baik dalam mendidik siswa.




