Cirebon – Deru kendaraan silih berganti memasuki Rest Area KM 207 A Tol Palikanci, wilayah Cirebon, pada Minggu (15/3/2026). Mobil pribadi, bus, hingga kendaraan travel datang bergantian.

Sebagian pengemudi memarkir kendaraan untuk sekadar meregangkan kaki, membeli minuman, atau memberi waktu istirahat bagi anak-anak yang mulai gelisah setelah perjalanan panjang.

Di tengah keramaian itu, dua patung robot raksasa berdiri mencolok di depan sebuah pos pelayanan. Warnanya terang, tubuhnya menjulang, dan dari kejauhan sudah cukup menarik perhatian siapa pun yang melintas.

Tak sedikit pemudik yang awalnya hanya hendak beristirahat justru berhenti sejenak di area depan pos tersebut. Mereka menoleh, memperlambat langkah, lalu mendekat untuk melihat patung robot itu dari jarak dekat.

Salah satu robot tampak memiliki bentuk yang mengingatkan pada karakter dalam film Transformers. Bentuknya tegas dengan detail menyerupai mesin, seolah sedang berjaga di depan pos pelayanan.

Bagi anak-anak yang ikut dalam perjalanan mudik, keberadaan patung robot itu seperti magnet. Beberapa dari mereka langsung berlari kecil mendekat sambil menunjuk-nunjuk ke arah patung raksasa tersebut. Tak sedikit pula yang menarik tangan orang tuanya agar berhenti sejenak untuk berfoto.

Di belakang patung robot itu berdiri pos pelayanan yang didirikan oleh Polres Cirebon Kota. Pos tersebut menjadi salah satu titik layanan bagi para pemudik yang melintas di jalur tol wilayah Cirebon.

Di sisi pos, tersedia pula area bermain sederhana untuk anak-anak. Beberapa keluarga terlihat memanfaatkannya, memberi kesempatan bagi anak mereka untuk bergerak bebas setelah berjam-jam berada di dalam kendaraan.

Kapolres Cirebon Kota, Eko Iskandar, mengatakan konsep tersebut sengaja dihadirkan agar pos pelayanan lebih mudah dikenali pemudik yang melintas di rest area.

“Di Rest Area 207 ini kita membangun pos pelayanan dengan konsep robot transformers,” kata Eko.

Menurutnya, perjalanan mudik sering kali melelahkan, terutama bagi keluarga yang menempuh perjalanan jauh. Kehadiran patung robot diharapkan bisa memberi sedikit hiburan sebelum para pemudik melanjutkan perjalanan mereka.

“Harapannya para pemudik bisa sedikit melepaskan kelelahan dan kepenatan setelah perjalanan panjang,” ujarnya.

Sejak ditempatkan di depan pos pelayanan, dua patung robot itu memang tak pernah sepi perhatian. Banyak pengunjung yang memanfaatkannya sebagai latar foto.

Anak-anak menjadi kelompok yang paling tertarik. Mereka berdiri di depan patung robot, bergaya sambil tersenyum, sementara orang tua mereka mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel.