Cirebon – Siswa SMA/MA di Kota Cirebon memadati Atrium Grage Mall pada Selasa (11/11/2025). Mereka datang bukan untuk mengikuti Expo Pendidikan 2025 yang diselenggarakan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kota Cirebon.

Kegiatan ini menjadi wadah pertemuan antara siswa dan perwakilan puluhan perguruan tinggi dari dalam maupun luar daerah. Di satu lokasi, mereka bisa memperoleh informasi lengkap seputar perguruan tinggi.

Ketua Pelaksana Expo Pendidikan Kota Cirebon, CH Simanjuntak, menuturkan kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan siswa dalam mengambil keputusan terkait masa depan pendidikan.

“Kami menghadirkan dan memenuhi kebutuhan anak, bukan keinginan. Kebutuhan mereka adalah informasi faktual tentang perguruan tinggi, agar setelah lulus mereka bisa menentukan pilihan dengan tepat,” ujar CH. Simanjuntak.

Ia menyampaikan, setiap stan perguruan tinggi tidak hanya memberikan penjelasan umum, tetapi juga membuka layanan pendaftaran langsung. Hal ini memberikan kemudahan bagi siswa yang ingin mengurus administrasi awal.

“Masing-masing universitas membuka pendaftaran langsung di stan mereka, bisa juga secara online. Biasanya ada potongan biaya atau harga khusus bagi yang mendaftar lebih awal,” jelasnya.

Tokoh masyarakat Kota Cirebon, Prabu Diaz, turut hadir dan mengapresiasi penyelenggaraan Expo Pendidikan Kota Cirebon. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi orang tua dan siswa yang sedang mencari referensi perguruan tinggi.

“Sebagai masyarakat, saya merasa sangat berterima kasih dan terbantu dengan adanya kegiatan ini. Saat saya dan anak saya ingin mencari informasi tentang universitas, kami tidak perlu jauh-jauh. Cukup datang ke expo ini, semua informasinya lengkap,” ujar Prabu Diaz.

Menurutnya, expo ini menjadi peluang baik bagi siswa karena memberikan informasi menyeluruh mengenai proses pendaftaran, biaya kuliah, hingga program beasiswa.

“Ternyata masing-masing universitas memiliki program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Ini sangat membantu dan menjadi kesempatan emas bagi para siswa,” tuturnya.

“Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun karena manfaatnya besar, baik bagi masyarakat maupun siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” ungkapnya.

Selain perguruan tinggi, expo ini juga menghadirkan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang membuka peluang belajar atau bekerja ke luar negeri.

“Saya tadi juga melihat ada satu LPK yang menyiapkan sarana bagi mereka yang ingin belajar atau bekerja di Jepang. Ini luar biasa, membuka peluang baru bagi masyarakat,” ungkap Prabu Diaz.