
Cirebon – Tiket diskon 30 persen yang diberikan KAI untuk KA kelas Ekonomi Komersial yang berlaku hingga 10 Januari 2026 masih tersedia. Dari empat kereta api yang dimiliki Daop 3 Cirebon, terdapat 3 KA yang masih tersedia tiket diskon 30 persen. Sementara satu KA sudah seluruhnya terjual.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan sampai saat ini dari 4 KA yang dimiliki Daop 3 Cirebon telah terjual sebanyak 62.913 atau sekitar 62% dari tiket diskon yang disediakan sebanyak 101.280 tiket.
Tiga KA yang masih tersedia tiket diskon 30 persen yaitu :
1. KA Cakrabuana relasi Gambir – Cirebon – Purwokerto PP, tiket masih tersedia sebanyak 21.811 tiket.
2. KA Gunungjati relasi Gambir – Cirebon – Semarangtawang PP, tiket masih tersedia sebanyak 21.572 tiket.
3. KA Cirebon Fakultatif relasi Cirebon – Gambir PP, tiket masih tersedia sebanyak 2.918 tiket.
“Dengan masih banyaknya tiket diskon 30 persen yang tersedia, masyarakat yang belum mempunyai rencana mengisi liburan akhir tahun dapat memanfaatkan tiket dengan harga hemat ini untuk mengunjungi destinasi wisata Cirebon dan sekitarnya ” kata Muhib.
“Kami berharap masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket kereta api melalui berbagai kanal penjualan resmi, termasuk aplikasi Access by KAI, agar mobilitas di masa liburan akhir tahun menjadi lebih berkesan dan menyenangkan,” tutup Muhib
KAI Daop 3 Cirebon Sebut Keberangkatan Pelanggan hari ke 11 Nataru Capai 9.084 penumpang
KAI Daop 3 Cirebon mencatat tingginya volume pelanggan kereta api yang berangkat di berbagai stasiun wilayah Daop 3 Cirebon memasuki hari ke 11 pelayanan masa Angkutan Nataru 2025/2026. Pelanggan yang berangkat dari stasiun wilayah Daop 3 Cirebon dengan tujan antara lain Semarang , Solo, Yogyakarta, Surabaya serta Jakarta dan sekitarnya.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin, berdasarkan data akumulasi selama 11 hari pelayanan dari tanggal 18 s.d. 28 Desember 2025, stasiun-stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon telah menerima total 160.483 pelanggan dimana memberangkatkan 76.416 penumpang dan menerima kedatangan 84.067 penumpang.
Sedangkan untuk hari ini Minggu 28 Desember 2025 merupakan lonjakan tingginya arus keberangkatan mencapai 9.084 penumpang bila dibandingkan dengan hari sebelumnya, dan untuk kedatangan mencapai 7.784 penumpang.
“Ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan masyarakat karena faktor keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan,” ucap dia.
Muhibbuddin menambahkan, Stasiun Cirebon dan Cirebonprujakan menjadi titik keberangkatan utama pelanggan seiring fungsinya sebagai pusat aktivitas dan simpul transportasi di wilayah Jawa Barat. Sementara itu, stasiun-stasiun lainnya seperti Jatibarang dan Brebes juga menunjukkan pergerakan pelanggan yang signifikan.
Pantauan KAI Daop 3 Cirebon pada 28 Desember 2025 pukul 16.00 WIB, tiket KA Jarak Jauh yang telah terjual pada masa angkutan Nataru mencapai 62.273 tiket atau 83 % dari total kapasitas yang telah disediakan 74.988 tiket. Adapun kereta keberangkatan dari Daop 3 Cirebon yaitu KA Gunung Jati relasi Semarang Tawang Bank Jateng-Cirebon-Gambir PP, KA Cakrabuana relasi Purwokerto-Cirebon-Gambir PP, KA Ranggajati relasi Cirebon-Jember PP dan KA Kaligung relasi Cirebon Prujakan-Semarang Poncol serta Brebes-Semarang Poncol.
“KAI Daop 3 Cirebon terus memastikan seluruh aspek pelayanan berjalan optimal, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, pengaturan alur pelanggan di stasiun, hingga kesiapan petugas di lapangan, guna memberikan pelayanan terbaik selama masa Angkutan Nataru,” pungkas Muhibbuddin.




