
Purwakarta – Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi (MBG). Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat penurunan angka stunting sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang lebih sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Upaya tersebut disosialisasikan DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dalam kegiatan sosialisasi MBG yang digelar di GOR Desa Sawit, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jumat (31/10).
Kegiatan ini dibuka oleh Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari, perwakilan BGN, Kepala KPPG Bogor Haidir, serta Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta Rifky Fauzi.
Dalam sambutannya, yang disampaikan secara virtual, Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap gizi seimbang bagi anak-anak sebagai investasi masa depan bangsa. Tak hanya itu, ia juga memberikan pemaparan mengenai pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan gizi nasional.
“Paham akan pentingnya pemenuhan gizi bagi anak, kita berharap generasi penerus kita akan tumbuh secara produktif dan optimal,” ujar Putih Sari.
Sementara itu, Kepala KPPG Bogor, Haidir, menjelaskan bahwa program MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak.
“Dengan adanya program makan bergizi ini, kita berharap setiap anak di Indonesia bisa mendapatkan asupan gizi yang sesuai untuk menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.
Senada, Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta, menambahkan bahwa kesadaran gizi di tingkat keluarga adalah langkah awal dalam menurunkan angka stunting. Pemerintah menyadari betul pentingnya masa pertumbuhan ini, MBG bukan sekedar pemenuhan makan bergizi, namun juga investasi jangka panjang Indonesia.
“Dengan memahami pentingnya gizi yang optimal, kita bisa bersama-sama menekan angka stunting dan membangun generasi penerus yang produktif serta berdaya saing,” katanya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pemenuhan gizi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan gerakan bersama dari seluruh lapisan masyarakat.
Program MBG tidak sekadar menyediakan makanan bergizi, namun juga menanamkan kesadaran bahwa pencegahan stunting dimulai dari rumah tangga melalui pola makan seimbang, kebersihan, dan perhatian terhadap tumbuh kembang anak.




