Cirebon – Lalu lalang kendaraan di Rest Area KM 207 A Tol Palikanci, Cirebon, mulai terlihat lebih ramai. Kendaraan pribadi hingga bus silih berganti masuk ke kawasan tersebut untuk beristirahat, Minggu (15/3).

Sejumlah petugas kepolisian tampak berjaga di pintu masuk rest area. Mereka mengatur kendaraan yang hendak masuk agar antrean tidak memanjang hingga ke badan jalan tol.

Kepadatan di area istirahat itu bahkan sempat terlihat pada siang hari. Meski begitu, kondisi di lapangan masih dinilai terkendali karena petugas melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan meningkatnya kendaraan yang singgah di rest area bisa menjadi salah satu tanda awal pergerakan pemudik menuju kampung halaman.

“Memang terlihat ada peningkatan kendaraan yang berhenti di rest area. Itu bisa menjadi salah satu indikator awal adanya pergerakan arus mudik Lebaran. Namun secara umum situasi lalu lintas masih kondusif dan terkendali,” kata Eko saat ditemui di Cirebon.

Menurut Eko, untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama periode mudik, kepolisian telah menyiagakan personel di sejumlah titik. Pengamanan dilakukan baik di ruas tol maupun di jalur arteri yang melintasi wilayah Cirebon.

Di rest area sendiri, petugas menerapkan langkah pengaturan lalu lintas dengan sistem kanalisasi kendaraan. Cara ini dilakukan agar kendaraan tetap dapat keluar masuk tanpa mengganggu arus utama di jalan tol.

“Selama masih memungkinkan, kita lakukan kanalisasi kendaraan terlebih dahulu,” ujarnya.

Namun, apabila kondisi rest area semakin padat dan berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalan tol, kepolisian menyiapkan skema penutupan sementara.

“Kalau memang dibutuhkan, rest area 207 bisa kita tutup sementara agar tidak menghambat arus kendaraan di dalam tol,” kata Eko.

Meski demikian, hingga saat ini langkah tersebut belum diberlakukan karena kondisi di lapangan masih dapat dikendalikan.

Sementara itu, untuk mengetahui jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol, pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan pengelola jalan tol.

“Data kendaraan yang melintas di tol ada di pengelola, jadi kami masih berkoordinasi dengan Jasa Marga,” ujarnya.

Adapun untuk memantau kondisi di jalur arteri, polisi mengandalkan pemantauan langsung di lapangan. Pergerakan kendaraan yang keluar dari gerbang tol menuju wilayah Kota Cirebon juga menjadi salah satu indikator untuk melihat peningkatan arus kendaraan.

Ia juga mengimbau para pemudik agar tidak terlalu lama berada di rest area setelah keperluannya selesai. Hal itu dilakukan agar kendaraan lain juga dapat memanfaatkan fasilitas tempat istirahat tersebut.

“Kami mengimbau pemudik yang sudah selesai menggunakan fasilitas di rest area untuk segera melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Meski begitu, pengendara yang membutuhkan waktu untuk beristirahat tetap dipersilakan memanfaatkan rest area agar perjalanan tetap aman dan terhindar dari kelelahan.