
Cirebon – ASTON Cirebon Hotel & Convention Center menjalankan sejumlah program keberlanjutan yang berfokus pada pengelolaan limbah organik dan anorganik, mulai dari pembuatan kompos hingga pemanfaatan kembali bahan tak terpakai di area hotel.
Room Division Manager ASTON Cirebon, Muhammad Yusuf, mengatakan pendekatan ramah lingkungan itu berjalan melalui partisipasi seluruh tim.
“Bagi kami, keramahan sejati tidak hanya diberikan kepada tamu, tetapi juga kepada lingkungan. Setiap langkah kecil berarti dan dapat memberikan dampak positif yang besar bila dilakukan bersama,” jelasnya, Sabtu (15/11).
Pengolahan daun dan ranting kering dilakukan untuk menghasilkan kompos yang digunakan menyuburkan taman hotel. Ampas kopi dari bar juga dimanfaatkan sebagai kompos tambahan.
“Upaya ini tidak hanya mengurangi limbah organik, tetapi juga mendukung ekosistem hijau di area hotel,” ujar Yusuf.
Selain itu, hotel menerapkan sistem daur ulang air. Air bekas yang telah melalui proses pemurnian digunakan kembali untuk menyiram tanaman. Langkah ini bertujuan menekan penggunaan air baru dan meningkatkan efisiensi operasional.
Dalam pengelolaan sisa makanan, hotel mengolahnya menjadi pakan alami melalui budidaya maggot yang kemudian dimanfaatkan untuk memberi makan hewan-hewan di minizoo.
“Program ini sekaligus menjadi bentuk edukasi lingkungan bagi tamu dan masyarakat,” tambahnya.
Bahan lain yang sudah tidak terpakai juga dialihkan untuk kegiatan kreatif. Linen lama diubah menjadi karya seni dan kerajinan tangan anak-anak, sementara ban bekas dicat dan dimanfaatkan sebagai dekorasi serta permainan anak di taman.
Yusuf berharap rangkaian langkah ini dapat memberi dorongan bagi pihak lain untuk turut berkontribusi. “Melalui inisiatif ini, kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bergerak dan peduli pada lingkungan,” tutupnya.




