
Manado, Sulawesi Utara (24/8) – Badan Gizi Nasional (BGN) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melakukan pelatihan pemberdayaan komunitas masyarakat.
Pelatihan ini dirancang untuk membangun pemahaman bersama mengenai peran penting masyarakat dalam mendukung ekosistem MBG agar berjalan dengan lancar
BGN menggelar pelatihan pemberdayaan masyarakat ini di Sintesa Paninsula Hotel Manado selama tiga hari pada 21-23 Agustus.
Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, UMKM, serta komunitas masyarakat dalam satu semangat kolaborasi guna mendukung pemenuhan gizi yang berkelanjutan.
Pelatihan pemberdayaan masyarakat ini menekankan bahwa keberhasilan program nasional tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga pada kesiapan daerah dalam membangun sinergi lintas sektor. Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan gambaran utuh mengenai peluang keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha sebagai mitra strategis BGN.
Perwakilan Bappeda Provinsi Sulawesi Utara, James N. A. Kewas, menyampaikan bahwa MBG merupakan program prioritas yang membutuhkan dukungan perencanaan daerah yang matang. Menurutnya, penguatan ekosistem pelayanan gizi harus dibarengi dengan kesiapan daerah agar pelaksanaannya berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Kolaborasi antarsektor menjadi kunci agar program ini dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat,” ujar James N. A. Kewas.
Senada, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara Leyla P. Karamoy menekankan pentingnya perlindungan konsumen dalam pelaksanaan MBG.
Ia menyebut bahwa keterlibatan pelaku usaha harus dibarengi dengan komitmen menjaga kualitas dan keamanan pangan.
“Program ini tidak hanya soal distribusi makanan, tetapi juga kepercayaan publik terhadap kualitas layanan yang diberikan,” jelasnya.
Dukungan juga datang dari sektor kelautan dan perikanan yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara Tienneke Adam, menegaskan bahwa potensi perikanan daerah merupakan sumber gizi berkualitas yang dapat dioptimalkan untuk MBG.
“Ikan adalah sumber protein yang mudah diolah dan sangat relevan untuk mendukung program ini sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, BGN berharap lahir komitmen bersama untuk membangun kemitraan jangka panjang antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, sehingga MBG di Manado dapat berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.




