Ilustrasi petugas KAI/foto: istimewa

Cirebon – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang selama arus mudik Lebaran yang lancar dan menyenangkan. Masa angkutan Lebaran untuk moda kereta api akan berlangsung mulai Jumat, 21 Maret 2025, hingga 10 hari setelah Lebaran, yaitu 12 April 2025.

Dalam rangka mendukung kelancaran tersebut, PT KAI Daop 3 Cirebon telah menyiagakan sumber daya manusia (SDM) yang bertugas di posko operasional, keamanan, kesehatan, dan pelayanan di seluruh stasiun serta kereta api.

Manager Humas Daop 3 Cirebon muhibbudin  mengatakan dari segi   keamanan pada  masa angkutan lebaran 2025,  PT KAI Daop 3 Cirebon mengerahkan 313 personil keamanan yang terdiri dari personel tim personel Polsuska 98 , personel security 155, dan bantuan eksternal dari TNI-Polri 60 personel.

“Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, lingkungan stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya. Seperti Dipo lokomotif dan kereta, serta tetap menjalin komunikasi dengan unsur-unsur keamanan TNI-Polri di sepanjang jalur KA,” jelas Muhib dalam keterangannya, Kamis (20/3/2025).

Selama masa angkutan lebaran 2024, Daop 3 Cirebon juga menambah petugas Customer Service Mobile (CSM) sebanyak 8 orang. Petugas tersebut untuk melayani para pengguna jasa di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan selama masa angkutan Lebaran 2024.

“Selain petugas CSM ada juga petugas Posko bantuan pelayanan dari Komunitas Pecinta Kereta Api (Railfans) IRPS Korwil Cirebon, Edan Sepur dan KRD3 sejumlah 40 orang. Mereka akan memberikan informasi perjalanan KA di beberapa stasiun yang ramai penumpang seperti stasiun Cirebon, Cirebonprujakan, Brebes, Jatibarang dan Haurgeulis.  Keamanan dan pelayanan harus maksimal. Semua petugas  cutinya ditangguhkan,” ujar Muhib

Sementara itu, untuk pelayanan kesehatan, PT KAI Daop 3 Cirebon menempatkan petugas paramedis dan dokter sebanyak 11 orang  serta ambulans posko di beberapa stasiun besar, seperti Cirebon, Cirebon Prujukan, Jatibarang, Arjawinangun dan Brebes yang bersiaga selama 24 jam.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pelayanan kesehatan setempat, seperti  rumah sakit dan puskesmas sepanjang jalur KA. Hal ini untuk antisipasi apabila ada penumpang yang mengalami kondisi darurat,” pungkasnya

Sedangkan petugas pelayanan kebersihan stasiun, pengisi air kereta serta cuci kereta diterjunkan sebanyak 206 orang.

PT KAI Daop 3 Cirebon  meminimalisir potensi bahaya akibat bencana yang mungkin dapat mengganggu perjalanan KA diantaranya dengan  menyiagakan  petugas penilik jalan ekstra  (PPJ Ekstra) 36  orang, penjaga jalan lintas (PJL) ekstra 13 orang, dan petugas posko pemantauan daerah khusus  14  orang yang akan bertugas pada 7  titik lokasi. Petugas dan perlengkapan  disiagakan untuk mengamankan perjalanan KA di sepanjang lintas KA untuk memantau apabila terjadi kondisi yang dapat menghambat perjalanan KA.

Pantauan sementara, prediksi puncak Kedatangan Penumpang (Arus Mudik) Angkutan Lebaran 2024 di wilayah Daop 3 Cirebon akan terjadi pada H-3 ( 28 Maret 2025). Sementara prediksi Puncak Keberangkatan Penumpang (Arus Balik) Angkutan Lebaran 2024 di wilayah Daop 3 Cirebon pada H+5 (6 April 2025). Selama masa Angkutan Lebaran di wilayah Daop 3 Cirebon, akan ada perjalanan 191 KA, dengan rincian KA penumpang  reguler sebanyak 137 KA, KA tambahan Lebaran sebanyak 22 KA, dan KA barang sebanyak 32 KA.

“Semoga dengan persiapan yang matang dari seluruh aspek serta kolaborasi dan sinergi demi mudik lancar Angkutan Lebaran 2025  berjalan aman, sehat, selamat, lancar, terkendali, dilindungi dan diridhoi Allah SWT, serta seluruh pengguna jasa KA dapat menikmati momen mudik tenag menyenangkan,” ujarnya.

Untuk informasi lebih lanjut terkait KA Tambahan dan penjualan tiket pada masa Angkutan Lebaran 2024, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.