Cirebon – Program Magister Ekonomi Syariah Universitas Bunga Bangsa Cirebon (UIBBC) menggelar kunjungan akademik ke Rumah BUMN BRI Malang, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mempelajari model pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dijalankan secara berkelanjutan.

Dalam sebuah keterangan yang diterima, Jumat (24/7), disebutkan bahwa rombongan mahasiswa ini dipimpin Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah UIBBC Dr Toto Sukarnoto, M.E., bersama delapan mahasiswa, yakni Moh Alwi Muharom, Maftukha, H Afuan, Dea Salsadilla, Burhanudin, Rizky Rusnaida, Wanda Melenia, dan Asep Nurmiraj.

Setibanya di Rumah BUMN BRI Malang, rombongan mendapat paparan mengenai berbagai program pemberdayaan UMKM. Materi yang disampaikan mencakup pendampingan pelaku usaha, penguatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi pemasaran, hingga strategi memperluas akses pasar produk lokal.

Mahasiswa juga mendapat gambaran mengenai peran Rumah BUMN sebagai pusat pengembangan UMKM yang mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari lembaga keuangan, pemerintah, akademisi, hingga komunitas bisnis.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran mahasiswa untuk melihat secara langsung penerapan teori pemberdayaan ekonomi yang selama ini dipelajari di bangku kuliah. Selain itu, berbagai program yang dijalankan Rumah BUMN diharapkan dapat menjadi referensi bagi UIBBC dalam mengembangkan program pemberdayaan masyarakat berbasis kampus.

Salah seorang peserta, H Afuan, mengaku mendapat banyak pelajaran dari sistem pendampingan yang diterapkan Rumah BUMN.

“Yang paling saya rasakan adalah bagaimana sebuah lembaga tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi benar-benar mendampingi pelaku usaha sampai mereka mampu berkembang. Model seperti ini layak menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi dalam membangun ekosistem kewirausahaan,” katanya.

Peserta lainnya, Dea Salsadilla, menilai pengalaman tersebut memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai penerapan teori ekonomi syariah di lapangan.

“Kami melihat langsung bagaimana teori ekonomi dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Rumah BUMN membangun kolaborasi yang kuat antara pelaku usaha, dunia pendidikan, dan sektor perbankan. Pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi kami sebagai mahasiswa Magister Ekonomi Syariah,” ujarnya.

Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah UIBBC, Dr Toto Sukarnoto, mengatakan kegiatan benchmark menjadi bagian dari strategi pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik di lapangan.

Menurutnya, mahasiswa magister perlu memperoleh pengalaman empiris agar mampu menganalisis sekaligus merancang solusi terhadap berbagai persoalan ekonomi masyarakat.

“Rumah BUMN BRI Malang menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi membutuhkan kolaborasi yang kuat, pendampingan yang berkelanjutan, serta inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pelaku usaha. Kami berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga mampu mengembangkan gagasan yang dapat diterapkan di lingkungan Universitas Bunga Bangsa Cirebon maupun masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.

Selama kunjungan, mahasiswa juga melihat berbagai produk UMKM binaan yang dipamerkan di Rumah BUMN. Produk-produk tersebut menunjukkan peningkatan kualitas, mulai dari kemasan, branding, hingga strategi pemasaran.

Selain itu, peserta mendapat penjelasan mengenai pendampingan yang diberikan kepada pelaku UMKM, mulai dari akses pembiayaan, peningkatan kualitas produk, legalitas usaha, digital marketing, fotografi produk, pengelolaan media sosial, hingga perluasan jaringan pemasaran.

Melalui kegiatan ini, Program Magister Ekonomi Syariah UIBBC berharap mahasiswa dapat membawa pulang pengalaman dan praktik baik yang nantinya dapat dikembangkan menjadi program pemberdayaan ekonomi di lingkungan kampus maupun masyarakat.