Cirebon – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala, memastikan Pemkab Cirebon berkomitmen mengoptimalkan penyerapan anggaran tahun 2025. Ia menegaskan komitmen itu selaras dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja barang dan jasa yang dialihkan untuk pembangunan infrastruktur.

Pemkab Cirebon memfokuskan anggaran pada kebutuhan masyarakat, terutama untuk memperkuat sektor infrastruktur. Langkah tersebut diarahkan untuk mempercepat pembangunan, khususnya peningkatan kualitas jalan dan fasilitas publik lainnya.

“Kami pastikan seluruh anggaran itu sedang dalam proses penyerapan. Jadi, masyarakat diminta agar tidak perlu khawatir,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Jumat (14/11/2025).

Menurutnya, terkait penyerapan anggaran menjelang akhir tahun, hal itu terjadi karena adanya pergeseran anggaran dari barang dan jasa ke sektor perbaikan infrastruktur guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Prosesnya memang terus berjalan sampai akhir tahun, karena sumbernya dari hasil pergeseran efisiensi anggaran yang dilakukan beberapa waktu yang lalu,” tutur Hendra.

Ia menyebut, saat kegiatan retreat yang diikuti pemerintah daerah pada awal November 2025 di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Pemkab Cirebon dinyatakan masuk dalam daerah yang berhasil mengoptimalkan penyerapan anggaran.

“Pemerintah daerah yang penyerapan anggarannya masih di bawah 50 persen pada saat reatret, wajib mengikuti pembinaan. Dan untuk pemerintah daerah yang berhasil menyerap anggaran hingga di atas 50 persen, tidak harus mengikuti pembinaan,” ungkap Hendra.

“Kalau untuk penyerapan Pemkab Cirebon sendiri sudah mencapai 68 persen di atas rata-rata, sehingga tidak harus mengikuti pembinaan. Hal ini menandakan bahwa Kabupaten Cirebon sudah mampu mengoptimalkan anggaran,” tegasnya.

Sebagai bukti komitmen Pemkab Cirebon dalam mengoptimalkan realisasi anggaran, hingga 12 November 2025 realisasi pendapatan daerah telah mencapai Rp3.695.898.529.925 dari pagu Rp4.581.972.228.500 atau 80,66 persen.

Sementara itu, realisasi belanja daerah dari pagu Rp4.662.526.538.298 telah mencapai Rp3.311.118.156.008 atau 71,02 persen.

“Pemkab Cirebon berusaha mengoptimalkan untuk serapan anggaran tahun 2025 sampai akhir tahun mencapai 96 persen,” terangnya.