Cirebon – Deretan Toyota Kijang dari berbagai generasi berjejer di halaman salah satu hotel di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Ada Kijang lawas yang masih tampil dengan wajah orisinalnya. Ada pula yang sudah mendapat sentuhan modifikasi.

Mobil-mobil itu datang dari berbagai daerah. Tidak hanya dari sekitar Jawa Barat, sejumlah anggota klub bahkan membawa Kijang kesayangannya dari Batam, Bali, Makassar, hingga Medan untuk berkumpul di Kota Udang.

Halaman hotel itu menjadi tempat berkumpulnya para pencinta Toyota Kijang dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke-17 Indonesia Kijang Club (IKC). IKC Chapter Cirebon menjadi tuan rumah agenda dua tahunan tersebut.

Ketua Pelaksana Rapimnas ke-17 IKC, Syarif Abdillah, mengatakan jumlah mobil yang hadir sementara mencapai sekitar 150 unit. Angka itu diperkirakan masih bertambah karena beberapa rombongan dari luar daerah belum tiba di Cirebon.

“Kurang lebih sekitar 150 unit mobil dari chapter-chapter yang ada di se-Indonesia Raya,” kata Syarif di Kota Cirebon, Sabtu (7/11/2026).

Bukan hanya Kijang keluaran terbaru, mobil-mobil lawas juga ikut meramaikan pertemuan tersebut. Bahkan, ada unit keluaran 1981 dan 1988 yang masih bertahan hingga sekarang.

“Untuk Indonesia Kijang Club itu tidak dibatasi dari tahunnya. Jadi dari mulai Kijang yang tertua sampai termuda,” ujarnya.

“Paling tua ada tahun 81, ada 88. Yang orisinilan juga ada, yang modif-an semua ada,” kata Syarif menambahkan.

Syarif menyebut anggota yang datang berasal dari berbagai wilayah, di antaranya Batam, Bali, Makassar, Pekanbaru, Palembang, Medan, Surabaya, Banyuwangi, Gunung Kidul, hingga sejumlah daerah lain di Pulau Jawa.

Rapimnas ke-17 ini merupakan agenda rutin IKC yang digelar setiap dua tahun sekali. Salah satu pembahasan utamanya adalah menentukan chapter yang akan menjadi tuan rumah Gathering Nasional (GATNAS) pada tahun berikutnya.

GATNAS merupakan pertemuan besar anggota IKC dari seluruh Indonesia. Sementara Rapimnas dihadiri perwakilan pengurus, khususnya ketua dan wakil ketua dari setiap chapter.

Selain itu, Rapimnas juga menjadi kesempatan bagi chapter yang berminat menjadi tuan rumah GATNAS untuk menyampaikan kesiapannya. Penentuan tuan rumah tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam pertemuan kali ini.

Meski Rapimnas hanya membutuhkan perwakilan dari setiap chapter, antusiasme anggota untuk datang ke Cirebon cukup tinggi. Jumlah kendaraan yang hadir bahkan diperkirakan bisa mencapai 200 unit.

“Alhamdulillah sebetulnya Rapimnas ini hanya perwakilan ketua cabang. Sebetulnya hanya dua orang, cuman animonya sampai sekarang alhamdulillah menyampai di atas 150 mobil. Ini belum pada datang, sebagian masih ada di jalan,” ujar Syarif.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Sabtu siang dengan kedatangan anggota dari berbagai daerah. Pada sore harinya, peserta mengikuti kegiatan car meet-up dan test drive Toyota Veloz Hybrid.

Memasuki malam hari, kegiatan dibagi menjadi dua agenda. Para ketua dan wakil ketua chapter mengikuti rapat yang berlangsung hingga malam. Sementara kegiatan lainnya yaitu hiburan yang disertai pembagian doorprize.

Doorprize tersebut di antaranya diberikan untuk chapter dengan jarak kedatangan terjauh dan chapter dengan jumlah anggota terbanyak yang hadir.

Syarif mengatakan Rapimnas kali ini menjadi ajang pertemuan pengurus IKC dari berbagai daerah. Dia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga selesai.

“Ya harapannya sih yang paling utama Rapimnas ini dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan apapun, kemudian teman-teman yang datang ke Cirebon merasa senang dan puaslah ya bahwa main ke Cirebon, bertemu di sini silaturahmi dengan chapter-chapter yang lain,” pungkasnya.