
Cirebon – Persatuan Sepakbola Indonesia Tjirebon (PSIT Cirebon) resmi memasuki babak baru setelah diakuisisi pengusaha muda asal Cirebon, Asep Sholeh. Proses akuisisi tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen serta penyerahan berkas kepemilikan klub yang dilakukan secara sah dan profesional.
Asep Sholeh dikenal memiliki ketertarikan di dunia olahraga, khususnya sepak bola. Ia juga memiliki pengalaman panjang di bidang usaha dan manajemen bisnis. Latar belakang tersebut menjadi bekal dalam upaya membangun PSIT Cirebon secara profesional dan berkelanjutan.
Asep menilai PSIT Cirebon bukan sekadar klub sepak bola, melainkan bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Cirebon yang perlu dikelola dengan sistem yang sehat, transparan, dan berorientasi pada prestasi.
“Saya percaya sepak bola harus dikelola dengan manajemen yang baik. Pengalaman saya di dunia usaha akan saya terapkan untuk membangun PSIT menjadi klub yang profesional, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Asep Sholeh.
Saat ini, PSIT Cirebon berkompetisi di Liga 4 Seri 2 Jawa Barat. Meski masih berada di level tersebut, manajemen baru optimistis PSIT mampu menunjukkan peningkatan performa dan hasil yang lebih baik pada musim ini.
Asep menyebut, langkah awal yang akan dilakukan adalah pembenahan struktur organisasi, penguatan manajemen klub, serta fokus pada pembinaan pemain lokal dan usia dini. Keberadaan akademi juga menjadi perhatian utama sebagai fondasi jangka panjang klub.
Dengan mengusung semangat kolaborasi, Asep mengajak seluruh elemen, mulai dari manajemen, pemain, suporter, hingga masyarakat Cirebon untuk bersama-sama membesarkan PSIT Cirebon.
“Ini bukan kerja satu orang, tapi kerja bersama. Dengan dukungan semua pihak, saya optimis PSIT Cirebon bisa tumbuh dan kembali menjadi kebanggaan Kota Udang,” tambahnya.
Akuisisi tersebut diharapkan menjadi titik awal era baru sepak bola Kota Udang, dengan PSIT Cirebon tidak hanya hadir sebagai peserta kompetisi, tetapi juga sebagai klub yang memiliki visi, prestasi, dan kontribusi bagi perkembangan sepak bola daerah.




